Hasil bumi bulat atau datar
Bumi Bulat atau Datar? Ini Penjelasannya
Harga drumband – Selama berabad-abad, manusia telah bertanya-tanya tentang bentuk Bumi. Dahulu, banyak orang percaya bahwa Bumi itu datar. Namun, seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, para ilmuwan membuktikan bahwa Bumi sebenarnya bulat, lebih tepatnya berbentuk oblat spheroid—sedikit pepat di kutub dan melebar di ekuator.
Mengapa Banyak yang Mengira Bumi Datar?

Dari permukaan tanah, Bumi terlihat datar. Saat kita berjalan di jalanan atau melihat lautan, kita tidak langsung menyadari kelengkungannya. Ini membuat banyak peradaban awal beranggapan bahwa Bumi adalah seperti piring datar.
Namun, sejak zaman Yunani kuno, ilmuwan seperti Eratosthenes sudah menghitung keliling Bumi dengan bayangan matahari. Observasi astronomi, pelayaran keliling dunia, serta foto dari luar angkasa makin memperkuat bahwa Bumi memang tidak datar.
Bukti Bumi Itu Bulat
-
Foto dari luar angkasa – Satelit dan misi luar angkasa NASA menunjukkan Bumi sebagai bola besar berwarna biru.
-
Bayangan saat gerhana bulan – Bayangan Bumi di Bulan selalu berbentuk melengkung.
-
Kapal menghilang di cakrawala – Kapal tidak langsung hilang, tapi perlahan-lahan tenggelam dari bawah ke atas, menandakan lengkungan permukaan.
Mengapa Masih Ada yang Percaya Bumi Datar?
Teori konspirasi, ketidakpercayaan terhadap otoritas ilmiah, serta misinformasi di internet membuat sebagian orang tetap percaya bahwa Bumi datar. Namun, hingga saat ini, semua bukti ilmiah mendukung bahwa Bumi bulat.
Ilustrasi: Bumi Bulat vs Bumi Datar
Saya akan buatkan gambar edukatif yang menunjukkan perbedaan antara model bumi bulat dan datar. Gambar ini akan membantu visualisasi untuk pembaca.
